, , ,

Banyak Protes Bansos Tidak Tepat Sasaran, Mensos Kami Perbaiki dan Cek Langsung

oleh -2203 Dilihat

Meualaboh – Banyak masyarakat menyampaikan protes karena bantuan sosial (bansos) dianggap tidak tepat sasaran.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, atau Gus Ipul, tidak menampik adanya keluhan tersebut.

Ia mengakui bahwa puluhan persen bansos memang masih mengalir kepada warga yang tidak seharusnya menerima.

Berdasarkan kajian awal, diduga sekitar 45 persen bantuan PKH dan sembako tidak tersalur kepada yang berhak. an ekonomi lebih kuat—desil 8, 9, hingga 10—yang justru menerima bantuan.

Dalam menjawab kritik, Mensos menegaskan: tidak ada pengurangan bansos, melainkan pengalihan kepada yang lebih membutuhkan.

Ini dilakukan dengan memperbarui data melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai rujukan tunggal.

Integrasi data ini bertujuan meminimalkan bias dan memastikan hanya warga yang benar-benar berhak yang menerima bantuan.

Pemutakhiran data dilakukan secara rutin—setiap tiga bulan sekali—agar lebih responsif terhadap perubahan kondisi masyarakat.

Mensos mendorong partisipasi masyarakat melalui aplikasi Cek Bansos, untuk memberikan usulan atau sanggahan terhadap calon penerima.

Ia berharap, dengan keterlibatan masyarakat dan pemda setempat, data bisa diperbarui lebih akurat hingga mendekati nol persen kesalahan.

Pernah terbukti, data penerima bansos yang sudah meninggal atau pindah tempat masih ada dalam sistem—menunjukkan pentingnya pembaruan rutin.

Banyak Protes Bansos
Banyak Protes Bansos

Baca Juga : CFD Aceh Barat Meriah Meski Diguyur Gerimis, Doorprize Umrah Jadi Pemikat

Di samping itu, Mensos meminta Bank Indonesia (BI) untuk mengecek rekening penerima bansos yang memiliki saldo anomali sebagai bentuk pengawasan tambahan.

Tindakan seperti ini diambil menyusul temuan PPATK bahwa sebagian NIK penerima bansos terafiliasi dengan langkah tegas pun dilakukan.

Mensos menyatakan bahwa integrasi data dan pemeriksaan rekening adalah upaya konkret dalam memperbaiki sistem distribusi bansos.

Ombudsman bahkan menyebut penyaluran bansos yang tidak tepat sasaran sebagai bentuk ini

Keluhan masyarakat seperti ada orang kaya dapat bansos sementara yang benar-benar miskin tidak menerima, bukan lagi isu minor.

Proses pemeriksaan hingga penyempurnaan data telah berjalan sejak tahun lalu untuk terus menyempurnakan penyaluran.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.